call centre 123

Posted: Januari 27, 2012 in Uncategorized
Tag:,

Dalam rangka menghadapi tuntutan jaman yang menuntut mobilitas tinggi, PLN ternyata tidak mau ketinggalan.maka PLN dengan sigap meluncurkan call centre untuk melayani mobilitas para pelanggan.

so, buat anda yang tidak ingin repot dengan keluar rumah, maka anda bisa menghubungi call centre PLN dengan nomor 123 dari telepon anda.anda bisa melakukan segala transaksi tanpa sejengkalpun anda keluar rumah.

dengan call centre 123, anda bisa melaporkan kejadian gangguan Listrik di rumah/kampung anda. anda juga bisa melakukan perubahan daya, pasang baru, tagihan rekening anda, ijin pesta, dan juga semua transaksi PLN melalui 123..

asyik bukan?? tanpa perlu keluar rumah, sekarang anda bisa bertanya apapun melalui 123. ayo manfaatkan 123 agar mobilitas anda tidak terganggu

Penerangan Jalan Umum

Posted: Oktober 1, 2010 in bumn, hemat, info listrik, listrik, pln

APA ITU PENERANGAN JALAN UMUM ( PJU ) ?

PJU  adalah singkatan dari Penerangan Jalan Umum yang dapat juga diartikan sebagai lampu penerangan yang dipasang untuk kepentingan umum/bersama/bersifat publik.

SIAPA PENGELOLANYA ?

Di Provinsi Jawa Timur, pengelolaan PJU menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Daerah ( Pemda ) setempat.

dalam hal PJU , PLN hanya berwenang dan bertanggung jawab dalam menyediakan pasokan aliran listriknya saja.

Aktifitas pekerjaan yang berkaitan dengan PJU dilaksanakan oleh pengelola PJU dalam hal ini adalah Pemda setempat.

Adapun aktifitas yang dilakukan antara lain:

- Perencanaan pemasangan PJU

- Penambahan dan perluasan PJU

- Pemasangan Jaringan PJU

- Pemeliharaan dan perbaikan PJU

- Pengawasan PJU

BAGAIMANA MEMINTA PENAMBAHAN / PENERANGAN PJU

Permintaan / perluasan PJU yang datang dari lingkungan masyarakat harus ditujukan kepada Pemda setempat selaku pengelola PJU.

Mengapa permintaan tersebut tidak diajukan ke PLN? dikarenakan PLN tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penambahan / perluasan PJU.

Dalam merealisasikan penambahan / perluasan PJU tersebut, Pemda dan PLN senantiasa koordinasi dalam menentukan kelayakan pasokan aliran listrik agar setiap PJU yang dipasang dapat menyala dengan baik dan tidak mengganggu tegangan dari pelanggan PLN di sekitarnya.

PAJAK PENERANGAN JALAN ( PPJ )

Setiap pelanggan PLN yang menggunakan / menikmati aliran listrik dikenakan Pajak Penerangan Jalan ( PPJ ) yang besarnya bervariasi tergantung pada Peraturan Daerah (Perda) setempat.

1. Pengertian PPJ

Yang dimaksud dengan Pajak Penerangan Jalan adalah : Pungutan Pajak yang dikenakan kepada pelanggan PLN sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli daerah ( PAD ). Dasar hukum PPJ adalah : Peraturan Pemerintah ( PP ) no. 65 Tahun 2001 tentang Pajak Daerah.

2. Penetapan Besarnya PPJ

Besarnya PPJ ditetapkan berdasarkan PERDA  yang merupakan kewenangan Pemda dan DPRD setempat.

PPJ juga merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) bagi Pemda setempat yang dapat digunakan untuk pembiayaan pengembangan dan pembangunan daerah.

3. Peranan PLN

Dalam hal PPJ tugas PLN adalah memungut dan mengumpulkan PPJ yang dibayarkan oleh pelanggan PLN bersamaan dengan pembayaran rekening listrik untuk kemudian disetorkan ke kas Pemda.

Hal ini berdasarkan pada Surat Keputusan Bersama ( SKB ) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor : 71.A Tahun 1993 dan Nomor : 2862.K/841/M.PE/1993/ tanggal 31 Agustus 1993

BEBERAPA AKIBAT YANG DITIMBULKAN APABILA MEMASANG PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) SECARA SENDIRI – SENDIRI ( TIDAK SAH )

1. Pengerjaan pemasangan PJU yang dilakukan bukan oleh tenaga ahlinya disamping dapat membahayakan si pemasang bahkan dapat juga membahayakan bagi masyarakat sekitarnya.

2. Pemasangan PJU dengan instalasi tidak sesuai standard yang ditetapkan mempunyai resiko tinggi untuk dapat menimbulkan kebakaran.

3. Mengganggu suplai tegangan listrik di daerah setempat tidak stabil sehingga peralatan listrik tidak dapat dipergunakan secara sempurna dan dapat merusak peralatan pelanggan.

4. Merusak Peralatan dan Jaringan milik PLN sehingga dapat mengakibatkan Gangguan / Pemadaman Listrik.

Mari kita lanjutkan tips-tips menghemat listrik untuk alat-alat rumah tangga kita.

5. Kipas Angin

- Membuka ventilasi / jendela rumah untuk memperlancar udara ke dalam rumah.

- Menghidupkan kipas angin seperlunya dan mematikan bila tidak diperlukan lagi.

- Memiliih kipas angin yang memiliki alat pengatur waktu dan mengatur timer sesuai dengan kebutuhan.

- Mengatur kecepatan kipas sesuai keperluan.

6. Pengatur Suhu udara ( AC )

- Memilih AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan.

- Mematikan AC bila ruangan tidak digunakan.

- Mengatur suhu ruangan secukupnya. tidak menyetel AC terlalu dingin.

- Menutup pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk.

- Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung agar efek pendinginan tidak berkurang.

- Membersihkan saringan / filter udara dengan teratur.

7. Mesin Cuci

- Memilih mesin cuci dengan kapasitas sesuai dengan jumlah cucian setiap hari.

- Memakai mesin cuci sesuai dengan kapasitasnya. bila melebihi kapasitas, dapat menambah beban pemakaian tenaga listrik. bila cucian hanya sedikit, usahakan mencuci dengan tangan saja.

- Alat pengering sebaiknya hanya digunakan pada saat mendung atau hujan. bila hari cerah dijemur biasa.

8. Rice Cooker

- Memilih rice cooker dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan.

- Meletakkan rice cooker dalam posisi tegak sehingga alat pemutus aliran listrik akan bekerja dengan baik.

- Menanak nasi sesuai dengan kapasitas rice cooker.

- Mengusahakan untuk menanak nasi mendekati waktu makan.

- Memeriksa selalu alat pemutus aliran listrik otomatis. bila alat ini rusak, maka listrik akan terus mengalir ke elemen pemanas meskipun nasi telah matang.

9. Penghisap debu ( vacuum cleaner )

- Memilih vacuum cleaner sesuai dengan kebutuhan dan dengan daya secukupnya.

- Membersihkan kantong debu segera setelah selesai menggunakan vacuum cleaner.

- Menggunakan vacuum cleaner untuk pekerjaan yang cukup berat.bila untuk pekerjaan ringan / kecil gunakan sapu dan alat pembersih lainnya.

- Mematikan segera vacuum cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motor, kemungkinan terjadi sesuatu yang mengganggu kerja vacuum cleaner.

10. Lampu penerangan.

- Menggunakan lampu hemat energi .

- Menggunakan ballast elektronik dan memasan kondensator pada jenis lampu neon atau TL

- Menghidupkan lampu hanya pada saat diperlukan saja, dan matikan lampu bila tidak diperlukan lagi.

- Warna dinding, lantai dan langit-langit yang terang sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi lampu penerangan.

- Memasang lampu penerangan sesuai / sedekat mungkin dengan obyek yang diterangi.

- Mengatur perabot rumah tangga agar tidak menghalangi cahaya lampu penerangan.

- Membersihkan gelas lampu apabila kotor / berdebu agar tidak menghalangi cahaya lampu.

selamat mencoba… semoga bermanfaat…

Penggunaan listrik di era modern sekarang ini semakin luas dan beragam, mencakup industri berat sampai rumah tangga. Rumah tangga menggunakan berbagai keperluan, seperti radio dan televisi untuk hiburan dan mendapatkan informasi, mixer dalam masak memasak, dan sebagainya. peralatan listrik rumah tangga pada umumnya sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang efisien/hemat, namun dalam prakteknya masih ditemukan pemborosan energi listrik. hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan peralatan dengan cara kurang tepat.

Penghematan pemakaian energi listrik di rumah tangga tidak sulit dilaksanakan, prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam menumbuhkan sikap hemat energi listrik di rumah tangga antara lain adalah :

1. Menyambung daya listrik dari PLN sesuai dengan kebutuhan. rumah tangga kecil misalnya, cukup dengan daya 450 VA atau 900 VA, rumah tangga sedang cukup dengan daya 900 VA hingga 1300 VA.

2. Memilih peralatan rumah tangga yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

3. Membentuk perilaku anggota rumah tangga yang berhemat energi listrik, seperti :

- Menyalakan alat-alat listrik hanya pada saat diperlukan.

- Menggunakan alat – alat listrik secara bergantian.

- Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga ( produktif ).

LANGKAH – LANGKAH PENGGUNAAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DALAM MENGHEMAT PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK

1. Lemari Es / Kulkas.

- Memilih lemari es dengan ukuran / kapasitas yang sesuai.

- Membuka pintu es seperlunya. dan pada kondisi tertentu dijaga agar dapat tertutup rapat.

- Mengisi lemari es secukupnya ( tidak melebihi kapasitas ).

- Menempatkan lemari es jauh dari sumber panas, seperti sinar matahari atau kompor.

- Meletakkan lemari es minimal 15 cm dari dinding / tembok rumah.

- Tidak memasukkan makanan / minuman yang masih panas ke dalam lemari es.

- Membersihkan kondesor ( terletak di belakang lemari es ) secara teratur dari debu dan kotoran agar proses pelepasan panas berjalan baik.

- Mengatur suhu lemari es sesuai kebutuhan / tidak terlalu rendah, oleh karena semakin rendah / dingin semakin banyak konsumsi energi listrik.

- Mematikan lemari es bila tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

2. Seterika Listrik

- Memilih seterika dengan sistem pengatur panas otomatis.

- Mengatur tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan disetrika.

- Membersihkan bagian bawah seterika dari kerak yang dapat menghambat panas.

- Mematikan seterika segera setelah selesai menyeterika atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain.

3. Televisi, Radio, Tape recorder, Komputer

- Mematikan televisi, radio, tape recorder, komputer serta peralatan audio visual lainnya bila tidak ditonton, didengarkan atau dipakai.

4. Pompa air

- Menggunakan tangki penumpang air dan menyalakan pompa air hanya bila air didalam tangki hampir habis, atau menggunakan sistem kontrol otomatis.

- Akan lebih baik bila menggunakan pelampung pemutus arus otomatis, yang akan memutus arus listrik ke pompa air bila air sudah penuh.Semakin sering pompa air ” hidup mati ” semakin besar daya listrik yang dipakai.

- Memilih jenis pompa air sesuai dengan kebutuhan dan yang memiliki tingkat efisiensi yang tinggi

masih ada beberapa peralatan rumah tangga lain yang biasanya kita pakai, misal : kipas angin, AC, Mesin cuci, dll. dan trik menghemat listrik alat-alat tersebut akan kami berikan pada tulisan berikutnya.

bersambung…

Jika melihat judul diatas, mungkin bagi sebagian orang akan mengernyitkan dahi. apakah itu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan..??

Yups.. kita mungkin mengenal bahwa dalam suatu instansi ada pasukan elite yang tugas maupun personilnya adalah orang – orang khusus yang melakukan tugas-tugas khusus pula. kita mengenal pasukan elite kepolisian DENSUS 88 yang tugasnya memburu dan menghadapi para teroris, kita mungkin juga akrab dengan pasukan elite milik TNI AD yaitu Kopasus. atau pasukan-pasukan khusus milik angkatan bersenjata lainnya.ternyata di PLN sendiri juga ada lho pasukan khusus nya yaitu bernama PDKB tadi, yang tugasnya adalah pemeliharaan maupun pasang baru yang dilakukan secara team dalam keadaan jaringan bertegangan.

MENGAPA ADA PDKB?

fungsi strategis dari dibentuknya PDKB adalah guna membangun citra baik PT.PLN melalui kontinuitas dan kecepatan pelayanan dengan tidak kehilangan kesempatan dalam menjual listrik kepada pelanggan dikarenakan tidak adanya pemadaman dan yang terpenting adalah sebagai konsekuensi logis dari tuntutan pelanggan serta kemajuan teknologi.

APA PERAN UTAMA PDKB?

Peran utama PDKB adalah melaksanakan pekerjaan secara preventif baik itu pengembangan jaringan maupun pasang baru dalam keadaan bertegangan.

KAPAN PDKB MULAI DIBENTUK ?

Secara nasional PDKB mulai diresmikan pada tanggal 10 November 1994 di Semarang berdasarkan surat keputusan DIREKTORAT JENDERAL LISTRIK DAN PENGEMBANGAN ENERGI DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGI NO : 73 12/14/40/600.1/1993 Yang ditetapkan di Jakarta tertanggal 16 Agustus 1993

KOMITMEN DARI PDKB ADALAH :

1. Zero Accident

2. Mengikuti prosedur sesuai SOP ( Standard Operating System )

3. Kerjasama team

4. Profesionalisme

SASARAN PDKB

*. Sasaran Umum

1. terwujudnya pelaksanaan pemeliharaan preventif maupun pasang baru dengan tetap menjaga kontinuitas pasokan.

2. pembinaan profesionalisme pelayanan SDM PLN

*. Sasaran Khusus

1. jaringan listrik, utamanya penyulang pelanggan potensial

2. penyulang pelayanan pelanggan VVIP dan VIP

3. penyulang yang apabila padam mengakibatkan hilangnya kesempatan penjualan sangat besar

BAGAIMANA PDKB HARUS MELAKSANAKAN FUNGSINYA ?

1. tepat sasaran

2. peralatan yang benar dan aman

3. SDM yang menguasai bidangnya ( Profesional )

4. Prosedur kerja yang jelas dan terukur

5. Kerjasama tim yang terpadu dan sinergi

PEDOMAN KERJA PDKB

1. SOP kerja untuk setiap pekerjaan yang terinci dan jelas

2. Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas

(sumber : brosur PT. PLN)

sekapur sirih

Posted: September 16, 2010 in pln

Ini bukan blog punya PLN ataupun dibuat oleh pegawai PLN. tapi blog ini dibuat sebagai tempat sharing antara pelanggan ataupun konsumen PLN. syukur-syukur jika ada pegawai atau pejabat PLN yang baca trus dijadikan masukan dan perbaikan di BUMN ini.

PLN adalah Perusahaan monopoli di bagian ketenaga listrikan di negara kita, so.. suka ga suka, mau ga mau kita tetap akan tergantung pada PLN. beda dengan telekomunikasi yang sekarang sudah sangat bersaing.

Untuk itu sebagai pelanggan kita harus lebih bijak untuk mengkritisi dan memberi masukan pada PLN. sebagai pelanggan kita berhak untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik, walau ada kalanya perusahaan sering kali membuat kita kecewa.

dengan ditulisnya masukan,kritik dan saran dari kita sebagai pelanggan dan pemakai listrik,akan membantu bagi BUMN ini untuk lebih maju dan semakin memanjakan pelanggan, bagaimanapun juga PLN adalah satu-satunya penyedia listrik bagi kita, jadi kita harus lebih mencintainya dengan memberi masukan-masukan dan kritik yang membangun.mungkin jika suatu hari ada kebijakan pemerintah yang memperbolehkan perusahaan asing atau swasta untuk menjadi penyedia listrik bagi masyarakat umum, kita bisa sedikit menurunkan kecintaan kita pada PLN.tapi untuk sementara ini marilah kita mencintai apa yang ada dan sudah menjadi milik kita agar PLN bisa semakin maju dan baik dalam melayani masyarakat.

Semoga dengan memberi informasi yang sebenar-benarnya bisa memberi manfaat bagi kita. bukan hanya bagi pelanggan dan pemakai listrik tapi juga bagi PLN itu sendiri.